Pangkep, faktualsulsel.com- Pabundukang adalah daerah yang merupakan Salah satu kebudayaan yang menjadi identitas masyarakat desa adalah kerja bakti. Kegiatan ini biasanya dilakukan masyarakat sekitar secara bersama-sama, dengan tujuan melakukan kegiatan tertentu salah satunya adalah kerja bakti bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar yang dilaksanakan secara gotong royong. Jum’at, (17/09/2021).

Di kelurahan pabundukang khususnya kerja bakti masih sering dilaksanakan meskipun dalam pelaksanaanya belum rutin tiap minggu atau tiap bulan , seperti membersihkan jalan ataupun lingkungan sekitar, membersihkan saluran irigasi dan kegiatan kegiatan lainnya.

Bertepatan hari jum’at tanggal 17 september 2021. Kepala kelurahan pabundukang bpk Zulfikar Ali Akbar, S.Stp bersama dengan kelurahan sekecamatan pangkajene beserta ketua RW, RT dan juga warga lingkungan sekitar melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan jalan poros desa bone-bone.

Kegiatan Membersihkan Jalan Desa
Kerja bakti membersihkan lingkungan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran, sampah dan rumput, pohon yang sudah rimbun. Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit. Kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan.

Kepala kelurahan pabundukang, Zulfikar Ali Akbr, S.Spt mengatakan “Tujuan dari diadakannya kegiatan bersih-bersih ini adalah membersihkan lingkungan Desa agar selalu asri dan nyaman bagi kita semua. Karena di musim panca roba seperti ini banyak penyakit yang timbul, sehingga dengan mengadakan kegiatan seperti ini, sedikit tidaknya kita bersama-sama mengurangi sumber penyakit dari lingkungan yang kotor,” ucapnya.

“Selain untuk menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membina hubungan sosial masyarakat khususnya di kelurahan pabundukang ini.

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WITA Dengan penuh semangat warga kelurahan pabundukang membersihkan lingkungan di sepanjang jalan lingkungan Desa bone-bone.


kegiatan gotong-royong tersebut bukan hanya kegiatan bersih-bersih semata. Akan tetapi, diharapkan merubah kebiasaan yang semestinya. “Bila melihat sampah akan memungutnya dan buang sampah ke TPA bukan membuang sampah ke sembarangan” tutup lurah pabundukang saat istirahat bersama.

Laporan: Abd. Rauf

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.