Luwu Utara, faktualsulsel.com- Salah satu aktivis Yang Juga pendiri HIMALAYA ( himpunan mahasiswa malangke raya ) dan juga sebagai pelaku usaha kecil menengah di malbar menolak keras pembangunan Indomaret yang ada di Desa Pao Kec.Malangke Barat dengan alasan jelas bahwa pembangunan indomaret ini belum mempunyai isin jelas dari dinas perizinan dan dinas koperindak luwu utara. Ungkap Muh. Syafaat.

Syafaat juga mengungkapkan bahwa mewakili pelaku usaha kecil menengah seperti kami ini bisa berdampak akan mematikan usaha kami dengan adanya Indomaret yang beroperasi di Desa Pao Malangke Barat yang kami wawancarai di tempat jualan beliau di lapangan Datu Sulaiman amassangan pada tanggal 22 september 2021.

Pada hari ini unsur dari pemerintah kecamatan malangke telah memberhentikan untuk sementara pembangunan indomaret yang ada di desa pao ini ,dengan alasan kuat bahwa pembangunan ini tanpa ijin dari pemerintah setempat jelas Muh. Syafaat

Dalam hal inilah yang menyebabkan  saya pribadi menolak pembangunan indomaret tersebut dengan berbagai pertimbangam pertimbangan yang memikirkan hal hal yang bersangkutan dengan kepentingan orang banyak , ungkap syafaat.

Harapan syafaat

Dear pemimpin kami….!!!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Kami pelaku usaha kecil seperti toko-toko sembako, pedagang kaki lima, kios. Nantinya banyak dirugikan karena banyaknya mini market seperti Indomaret yang berdiri di berbagai daerah, dan jika dibandingkan mini market seperti Alfamart atau Indomaret menyediakan kebutuhan pokok, juga tempat yang bersih, ber AC dan harganya pun gak berbeda jauh dengan  dengan toko-toko kecil akibatnya para pemilik toko akan mengalami kerugian. Maka hal itu akan mempengaruhi jumlah konsumen yang sebelumnya berbelaja di toko-toko kecil akan pindah ke mini market, Sehingga omset dari hasil penjualan yang di dapat menurun karena jumlah konsumen yang berkurang.

Nah disinilah harapan kami kepada pemerintah untuk memberikan solusi terkait permasalahan ini hendaknya pemerintah bisa membatasi pendirian mini market seperti Alfamat dan Indomaret, agar jumlah konsumen bisa merata dan seimbang antara mini market dan UMKM.

“Jangan kau matikan usaha kami”

Laporan : hajar aswad

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.