MAROSR, faktualsulsel.com – SMAN 9 Maros dalam mengimplementasikan amanah kurikulum 2013 mengadakan kegiatan perkemahan blok bagi peserta didik kelas X (3-5 Desember 2021) sebagai bentuk kegiatan pengembangan diri (ekstra kurikuler wajib) bagi peserta didik baru. Walaupun kegiatan ini terbilang mundur dari jadwal seharusnya dikarenakan aturan ketat protokol kesehatan, namun kegiatan yang berlangsung di tengah derasnya hujan tersebut terbilang sukses dalam pelaksanaannya.

Hampir sepanjang waktu, sejak dari pembukaan (jumat siang, 3/12/2021) hujan deras mengguyur bumi perkemahan tersebut. Begitupula kegiatan yang diadakan di malam hari, alam hanya menyisakan sedikit waktu bagi para siswa tersebut untuk berkegiatan di luar ruangan. Skenario renungan suci dan pembakaran api unggun sebagai ritual perkemahan urung diadakan. Derasnya hujan yang mengguyur hanya menyisakan sedikit celah bagi mereka mengapresiasikan pentas seninya di lapangan perkemahan.

Walaupun demikian, motivasi dan semangat para peserta perkemahan patut diapresiasi. Ketika mereka melihat ada celah untuk berkegiatan di alam bebas, maka secepatnya para kakak-kakak pembina Gudep Lasarullah Petta Lopo itu menggeser run down kegiatan agar nilai-nilai pembinaan karakter yang ingin diperoleh dalam kegiatan perkemahan tetap mereka dapat hikmahnya.

Berbagai kegiatan di alam terbuka tetap dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca di musim hujan. Kegiatan Hiking sebagai sarana melatih kepekaan diri dan alam sekitar, pengenalan kode smapore sebagai komunikasi di saat darurat, pionering dalam melatih kreatifitas tali temali dan baris berbaris dalam melatih kedisiplinan dan kegiatan kuliner/masak rimba tetap menjadi pemandangan menarik dan indah di tengah hausnya mereka berkegiatan setelah sekian lama tekungkung oleh corana virus disease. Semua bentuk kegiatan tersebut memaknai bahwa prinsip kegiatan pramuka adalah kegiatan di alam bebas dan terbuka.

Sorakan dan yel-yel pramuka beradu dalam gemuruh derasnya hujan. Alam mungkin tak mampu mereka lawan, namun semangat mereka patut di apresiasi. Praja muda karana itu tetap membentuk formasi dan barisan kelompok dalam pentas seni siang dan malam. Bunyi hujan yang statis mereka buyarkan dengan teriakan, yel-yel dan hiruk pikuk alat musik ritmis semacam gendang, timbal dan marakas. Masing-masing sangga (kelompok kluster) seakan-akan tidak ingin kalah dari sangga lainnya dalam pembuktian semangat mereka menyambut perkemahan blok Gudep SMAN 9 Maros.Kegiatan in door sendiri adalah materi sejarah pramuka, tanda pengenal dan materi pengenalan Gudep Lasarullah Peta Lolo .

Adnan Adam, S. Pd, M. Pd selaku ketua Mabigus dalam sambutannya saat pembukaan sangat menekankan agar kegiatan perkemahan ini dapat membentuk karakter profil pelajar pancasila pada siswa kelas X yang sementara akan menjalani pendidikannya selama 3 tahun di sekolah. “Setiap anggota Pramuka harus mengerti dan memahami isi dasa darma pramuka. Dengan menjalankan isi dasa darma, setiap anggota mampu menjadi manusia yang berakhlak mulia sebagaimana yang tertuang dalam profil pelajar Pancasila” Ungkap lelaki yang khas dengan kacamata hitam tersebut.

Minggu (5/12/2021) Pukul 11.30 Wita setelah melewati berbagai kegiatan dinamika kelompok dalam bentuk permainan dan wide game perkemahan blok SMAN 9 Maros resmi dibubarkan. Peserta nampak begitu ceria dan bergembira karena acara tersebut telah membentuk pribadi mereka betapa kebersamaan merupakan seni hidup yang sangat indah. Betapa perkemahan blok ini mengajarkan mereka bagaimana bertahan hidup dalam menghadapi alam yang tak mampu dilawan. Sebuah pelajaran survival strategi yang sangat bermakna yang akan membentuk karakter mereka di masa yang akan datang.


Laporan : Zaenal

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.