Maros, FaktualSulsel.com — Progres Pembangunan Rel kreta api yang sempat mandek di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros dengan adanya satu dua oknum warga yang menghalang-halangi, kini menjadi Sorotan, pada Kamis 16 Desember 2021.

Betapa tidak, pembangunan rel kereta api ini adalah merupakan kebanggaan tersendiri dari masyarakat Sulawesi Selatan sebab jalur rel kereta api yang ada di Indonesia hanya ada di tiga tempat yaitu di Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan pulau Sulawesi ini sendiri.

Selain itu pembangunan rel kereta api ini sangat menunjang kelancaran transportasi yang praktis, murah, mudah sera aman yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sosial, politik, budaya bahkan pertahanan dan keamanan.

Demikian sesuai hasil penelusuran wartawan media ini yang didapat dari masyarakat setidaknya ada lahan dengan luas 3.197 meter persegi di Desa Marumpa Kec. Marusu, Kab. Maros yang enggan dibebaskan oleh pemiliknya jadikan rel kereta api.

Sebagaimana saat ditemui, Camat Marusu, Maros mengatakan saya atas nama pemerintah tetap disini melihat progres perkembangan pembangunan rel kereta api. Alhamdulillah saya lihat sudah bagus cuma sedikit ada permasalahan salah satu perusahaan yaitu di wilayah kami itu ada satu dua warga yang sedikit menghalang-halangi rencana pembangunan ini.

Untuk itu saya selaku pemerintah Kecamatan sangat berharap dimulai dari pemerintah Kabupaten, Kecamatan terus kami juga berharap dari TNI-Polri bisa membantu kami bersama-sama menyukseskan program nasional ini, karena rel kereta api ini pembangunannya sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat kami, seluruh masyarakat Kabupaten Maros pada umumnya dan ini adalah suatu kemajuan untuk provinsi Sulawesi Selatan.

Lanjut Camat Maros menyampaikan bahwa sudah mendatangi dan melakukan pendekatan terhadap mereka yang menghalang-halangi dan menyampaikan bahwa menyangkut masalah penetapan ataupun ada usulan tentang harga, bukanlah Rana dari pihaknya.

Ditambahkan Camat, kami sangat berharap program ini jangan berhenti hanya karena segelintir atau beberapa orang yang menghalang-halangi karena ini harus diselesaikan, harus jalan, harga sudah ditentukan secara prosedural, tegasnya.

Demikian juga sebagaimana dikatakan salah satu dari warga, Bapak Satullah memberikan Keterangan lisan, “bahwa Proyek Nasional ini sangat dinantikan oleh Masyarakat Sulawesi Selatan pada Umumnya. Kami sebagai Masyarakat di Kab. Maros ini merupakan kebanggaan tersendiri dimana Daerah kami menjadi salah satu Wilayah yang dilintasi Rel kereta api,” tuturnya.

Lanjutnya bahwa lintasan rel Kereta api yang akan dibangun di Sulawesi ini menjadi Aikon kebanggaan orang Sulawesi, “tambahnya dengan nada Gembira,”

Harapan kami kepada Pemerintah agar secepatnya dapat terselesaikan Pembangunan ini, kami merindukan ingin merasakan bagaiman rasanya naik kereta api sama halnya masyarakat di Pulau Jawa dan Sumatra, pungkasnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.