Parepare, faktual Sulsel.com — LMR-RI Komda Parepare adakan Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Panti Asuhan Al Muttaqin di Cafe Alya Jl. Mattirotasi Parepare pada Jumat, 29 April 2022, 16.30 Wita – Selesai.

Hadir Ketua Komwil Sulsel H. Idham Gaffar, SH, MH, Wakil Ketua H. Parman Abdullah, Ketua Komda LMR-RI Parepare Wahid, beserta jajaran Pengurus, Anggota dan Simpatisan dan Insan media serta pembina dan sejumlah para santri-santriawati panti asuhan Al Mustaqim Parepare didampingi pembimbingnya Muh. Riski.

Panitia pelaksana buka puasa LMR-RI Komda Parepare yang dinakhodai Ina Prihatiningsih (Ketua Panitia), Sukri Saini (Sekretaris), Jumardin (Bendahara) dalam sukses lancar aman dan terkendali melaksanakan lihat kali ini, mendapatkan masukan dan penguatan dari ketua Komwil LMR-RI prov. Sulsel.

Ketua komwil LMR-RI provinsi Sulawesi Selatan H. Idham Gaffar dalam sambutannya berkisah tentang sejarah latar belakang berdirinya LMR-RI yang memiliki kaitan dan hubungan erat yang tak lepas dari peran sertanya dalam perjuangan Kemerdekaan negara republik Indonesia. LMR RI lah yang menculik dan memaksa Sukarno untuk membacakan proklamasi kemerdekaan negara republik Indonesia.

Oleh H. Idham dikatakan LMR-RI adalah lembaga HAM tertua di Indonesia.
Acara ini adalah silaturahim Komda LMR-RI di Parepare, saat ini komda komda yang lain belum sempat hadir maka H. Idham berjanji akan menghadirkan di kegiatan berikutnya.

H. Idham menyentil bahwa pemerintah biasanya lupa bawa APBD itu lebih cenderung kepada hal-hal yang menyangkut penciptaan.
Bagaimana di dalam masa pandemi ini banyaknya hal-hal yang menyebabkan kegagalan ekonomi dan masalah lainnya lagi yang muncul akibatnya.

Dalam masalah nilai-nilai H. Idham Ketua LMR-RI Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan betapa pentingnya kita peduli dan memperhatikan kepada anak yatim piatu karena begitu penting anak yatim piatu itu kita membutuhkan doanya karena doa anak yatim itu bergantung dan langsung ke Arsy.

H. Idham menyampaikan bahwa seharusnya pemerintah tidak memberikan beras atau raskin yang sudah berkutu-kutu kepada rakyat atau orang miskin seharusnya orang miskin itu kita berikan beras yang baik dan berkualitas.

Dengan banyaknya permasalahan yang muncul pada pelanggaran penggunaan anggaran atau dana H. Idham menjawab bahwa dalam waktu dekat ini LMR-RI akan mengadakan seminar anti rasuah tingkat nasional di Makassar yang tentunya akan di hadiri dan menampilkan narasumber dari yang sangat berkompeten.

H. Idham berharap bahwa LMR-RI Parepare harusnya bersatu andaikan sapu lidi ya janganlah bercerai-berai, maka satukan agar bisa menyapu bersih lapangan luas seperti lapangan Andi Makkasau dapat disapu bersih.

H. Idham menghimbau, lembaga ini harus dikembangkan, dibesarkan karena lembaga ini adalah milik kita bersama bukan milik orang perorangan. Dan harus orang Parepare yang bangun LMR-RI Komda Parepare itu sendiri.

Menyangkut masalah nasional H Idham sendiri mengungkap tentang hilangnya minyak goreng dipasaran yang disebabkan oleh adanya kartel atau mafia minyak, maka masukan kepada menteri lewat LMR-RI H. Idham menyampaikan bahwa seharusnya pola ini dirubah.

Olehnya kata H. Idham, pilihlah pemimpin yang benar-benar bisa menjadi pemimpin, yang mana pemimpin yang benar-benar bisa mewakafkan dirinya untuk bisa membela rakyat.

Menurut H. Idham, jangan takut dikritik dan mengkritik karena dengan kritik untuk menjadikan Parepare yang lebih baik. Tandasnya.

(Deden)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.