Tana toraja,Faktualsulsel.com — Sejak terpilih menahkodai KNPI Tana Toraja, Restu Tangaka, S.Ag menyadari KNPI yang dipimpinnya dipenuhi anak-anak muda dengan SDM yang tidak biasa dan multi talenta. Berkumpulnya perwakilan para milenial dari 23 OKP Se-Tana Toraja, tokoh pemuda, dan kaum professional adalah murni sebagai rasa keterpanggilan untuk membangun Tana Toraja dengan jaminan potensi yang ada pada diri mereka masing-masing.

“Mereka yang berSDM tinggi menyebar ke setiap komisi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Mereka dengan komisinya telah memiliki konsep program yang akan dibawa ke rakerda di bulan Juli,” ungkap Restu (Senin,27/06/22) di Gedung Pemuda, Makale Tana Toraja.

Rakerda KNPI Tana Toraja rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli tahun ini. Tentang tanggal pelaksanaannya belum diungkapkan oleh Restu. Saat ini tiap komisi sedang melakukan riset dan berkolaborasi untuk menentukan program strategis yang ada hubungannya dengan kebijakan KNPI Pusat dan provinsi, dan berhubungan erat dengan program pemerintah pusat dan daerah.

Dalam struktur organisasi KNPI Tana Toraja terdapat 26 komisi atau bidang kerja. Komisi itu antara lain: Organisasi; Kaderisasi dan Keanggotaan; Komisi Sosial, Kependudukan dan Tenaga; Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Seni dan Kebudayaan;
Pemuda dan Olahraga; Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa; Kewirausahaan dan Pembinaan Pengusaha Muda; Pendidikan, Guru dan Tenaga Kependidikan; Advokasi, Hukum, HAM dan Keamanan; Lingkungan Hidup; Kebijakan Publik dan Kajian Strategis; Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan; Media, Komunikasi dan Informasi; Pemberdayaan, Pengembangan Mahasiswa dan Pelajar; Kesehatan, Pencegahan HIV/AIDS, Narkotika; Hub. Antar Lembaga Eksekutif, Yudikatif & Legislatif; Ideologi Politik dan Penegakan Ideologi Pancasila; Kerukunan Antar Umat Beragama; Penelitian dan Pengembangan; Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perkebunan Rakyat dan Agraria; SAR (Search and Rescue) dan Penanggulangan Bencana; Bela Negara dan Bangsa; Komisi Perdagangan dan Industri; dan Komisi Kesekretariatan dan Protokoler.

Hal unik yang dikembangkan di KNPI Tana Toraja menurut Restu adalah di samping setiap komisi memiliki programnya sendiri, komisi-komisi dapat bersinergi satu sama lain untuk membentuk program. Lintas sektoral ini bertujuan untuk melatih tiap pemuda berkolaborasi sebagai tim work dan juga untuk melatih ego sektoral tidak bertumbuh mengotak-ngotakkan pemuda di dalam tubuh organisasinya sendiri.

“Pemuda wajib bersatu sesuai moto kami ‘Energy of Harmony, Empower Youth’, saling berbagi, saling mengangkat, bersama bergerak harmonis, saling menghormati satu sama lainnya, dan tidak boleh cepat menyerah dengan keterbatasan yang kita punya,” tegas Restu yang pernah menjabat sebagai Ketua GMKI Tana Toraja.

Menelusuri SDM Pengurus KNPI Tana Toraja, maka di dalam komisi ada pemuda yang berprofesi sebagai dosen, tenaga dokter dan perawat, guru, tenaga honorer, penulis buku, motivator, ahli pertanian dan peternakan, pengusaha muda, akuntan, pekerja seni, konten kreator dan youtuber, advokat, pelaku UMKM, ahli IT dan konektor coding aplikasi, trader crypto, ahli lingkungan hidup, professional climbing, tenaga ahli di bidang pariwisata, pakar budaya muda, jurnalis, desain grafis, dan masih banyak keahlian lainnya yang semuanya dibungkus oleh kemampuan berorganisasi dari OKP di mana mereka sebelumnya berhimpun.

Kompleksnya sumber daya manusia di struktur KNPI Tana Toraja sudah selayaknya wajib dijemput oleh pemerintah daerah melalui jalur kerjasama dan pembinaan, di mana mereka dipersiapkan untuk menjadi agen-agen pembangunan yang kelak dibutuhkan oleh daerah mengisi setiap bidang strategis, mengingat bonus demografi Kab. Tana Toraja di tahun 2025-2030 adalah sebagian besar kaum milenial. Mereka wajib dipersiapkan menjadi pemimpin di masa depan.

Kontributor: Sumartoyo

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.