JAKARTA, FaktualSulsel.com – Masyarakat mengapresiasi proses penerimaan anggota baru Polri di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel). Pasalnya, dalam proses penerimaan itu tidak ditemui adanya pungutan pembohong (Pungli) dan proses seleksi berlangsung secara transparan.

Misalnya salah satu orang tua calon siswa Polri yang Bernama Andi. Dia menyebut proses penerimaan di Polda Sulsel paling transparan karena tidak ada biaya-biaya ilegal yang muncul selama proses tersebut.

Polda Sulsel luar biasa hebat dalam penerimaan anggota. Prosesnya sangat transparan,” ujarnya dalam keterangan tertulis Sahabat Polisi Indonesia, Senin 4 Juli 2022.

Syahrul, orang tua calon siswa yang lain, secara khusus bahkan mengapresiasi biro SDM Polda Sulsel. Menurutnya, ini merupakan buah integritas dan sikap jajaran Biro SDM yang menginginkan proses penerimaan berjalan dengan baik, transparan dan minus perilaku koruptif. 

Syahrul menyebut ini berkat pengaruh kepemimpinan Kepala Biro SDM Polda Sulsel, Kombes (Pol) I Ketut Yudha Karyana.

“Sejak Pak Yudha memimpin memang benar-benar banyak perubahan. Saya berharap berharap semoga tahun depan Pak Yudha masih menduduki jabatan yang sama,” kata dia.

…hal tersebut, Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia Fonda Tangguh mengatakan anggota Polri yang baik pasti akan mendapat tempat di hati masyarakat. Sebab, pujian, pujian dan apresiasi hanya dari sikap dan perilaku yang baik kepada masyarakat.

“Ini kan bentuk penghargaan dari orang tua calon siswa atas proses penerimaan yang dinilai transparan. Semoga perilaku polisi seperti Kombes Yudha ini ditiru dan dijadikan panutan oleh anggota lain. Satu harapan lagi, semoga tindakan beliau ini juga diapresiasi oleh Mabes Polri,

( deden )

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.