Pangkep, FaktualSulsel. Com – Dari desas-desus polemik tentang sengketa lahan yang terletak di desa Biringere Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep menarik awak media ini untuk lakukan penelusura lebih lanjut untuk melakukan peliputan.

Namun setelah terjun adakan peliputan ke desa tersebut pada hari Kamis 21 Juli 2022, justru yang terkesan ternyata jika dalam waktu yang agak lama tidak masuk ke desa tersebut yang didapati kemudian adalah perubahan yang begitu drastis dengan perkembangan pembangunan yang cukup signifikan.

Harus diakui hal tersebut adalah track record atau sepak terjang dari kepala desa Muh. Syawir yang belum hitungan tahun terpilih memimpin desa Biringere sebagai kepala desa. Sejak terpilih sebagai kepala desa sudah ada dua momen dan kegiatan-kegiatan besar yang kami temukan di sana.

Pertama adalah rangkaian launching bank sampah dengan sederetan kegiatan pembuktian janji politik sebelum terpilih (berita 27/4/2022), yang kedua adalah pembangunan destinasi wisata batu payung sungai Biringere.

Lepas dari berbagai polemik ataupun sengketa lahan yang terjadi di sana, dengan tak berniat mencampuri urusan nilai ekonomisnya di sana namun kegiatan pembangunan yang terjadi di Desa Biringere saat ini begitu luar biasa, Desa Biringere bagaikan disulap jadi makin baik.

Perhatian kami tertuju dan fokus pada pesona destinasi wisata alam batu payung sungai Biringere yang selama ini terbaikan dari masa ke masa kepemimpinan para kepala desa sebelumnya. Ternyata pesona dan keindahan destinasi tersebut bisa diprediksi menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pangkep ke depan.

Destinasi tersebut secara alami terbentuk dari yang entah dari zaman atau masa sejarah yang mana. Pihak kami pun masih baru akan menelusurinya lebih dalam mengenai hal sejarah asal usul terbentuknya situs kawasan tersebut.

Sebutan lengkap yang kami dapati saat ini adalah Destinasi Wisata Batu Payung Desa Biringere Madani ini, yang memiliki karakter khusus batu berbentuk payung yang terletak di tengah sungai dengan bertebaran gundukan tanah dan bebatuan dengan tumbuhan liar dan pepohonan secara alami, yang tinggal di tata dan dipoles kini tampil indah dan mempesona.

Kepala desa biring ere Muh. Syawir dalam hal ini mengungkapkan, terkait mengenai progres pembangunan destinasi wisata yang kita lakukan di desa Biringere Alhamdulillah sesuai target ke depan, bahwa program ini bisa berjalan dengan baik sehingga sekiranya nanti bisa di launching.

Menurut Syawir hal itu akan membawa dampak yang positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan tentunya juga akan berdampak kepada pengaruh lingkungan di mana masyarakat akan sadar bahwa dalam satu desa itu sekiranya ada destinasi wisata akan memicu kesadaran masyarakat untuk menjaga Marwah kebersihan lingkungan dan hubungan psikologis kepada masyarakat baik itu masyarakat lokal maupun masyarakat dari luar.

Syawir berharap bahwa segala prosedur persyaratan administrasi yang Alhamdulillah saat ini kami sedang upayakan terkait dengan destinasi wisata ini sekiranya bisa segera realisasi dan kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Pangkep agar sekiranya mensupport penuh kegiatan ini di mana tujuannya tak lain dan tak bukan adalah bagaimana supaya desa Biringere ini yang statusnya pada saat ini masih maju berdasarkan indeks membangun desa dengan berdirinya atau dibangunnya ini destinasi wisata akan mendongkrak lagi naik posisi desa Biringere dari Desa maju menjadi Desa mandiri.

Lanjut, Syawir juga berharap kepada seluruh elemen-elemen masyarakat yang ada di desa Biringere untuk senantiasa support program ini karena tujuannya tak lain dan tak bukan untuk kepentingan seluruh masyarakat dan yang terpenting adalah bagaimana dengan hadirnya destinasi wisata yang ada di desa ini akan membantu atau mensupport penuh pendapatan asli desa yang ada di desa Biringere.

Ditambahkan Syawir saat ini progres sudah 1 bulan 1 minggu master plan 65% hingga saat ini untuk penganggaran tahun 2022 sudah 100% di program multi ye

Kata Syawir lagi pihaknya sedang berpacu loncing mencari informasikan dengan dinas-dinas terkait bagaimana teknis dan mekanisme peresmian atau launching destinasi wisata ini.

Syawir juga sangat berharap Bupati Pangkep yang datang untuk meresmikan beserta instansi-instansi terkait.

Deden

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.