Pangkep, FaktualSulsel. com – SMP Negeri 1 Pangkajene melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di ruang pola lantai 2 Kantor Bupati Pangkajene dan Kepulauan Jl Sultan Hasanuddin Pangkep, pada Sabtu 15 Oktober 2022.

SMP Negeri 1 Pangkajene yang tergolong sebagai sekolah besar yang mempunyai siswa-siswi terbanyak, tepatnya melaksanakan peringatan Maulid sebagai puncak dari rangkaian kegiata religi termasuk lomba yang dipertandingkan beberapa waktu lalu, cocok di ruang pola ini yang memiliki kapasitas tampung acara atau kegiatan besar seperti ini pula.

Di acara peringatan ini pula diisi dengan penyerahan hadian dan penghargaan atas pemenang atau terbaik dari event religi sebelum ini oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep Dr. Sabrun Jamil.

Acara peringatan Maulid ini sekaligus menjadi momen yang mencengangkan dan sulit diungkapkan serta sangat diapresiasi oleh seluruh tamu dan undangan ketika moment pertemuan silaturrahmi khusus antara mantan Kepsek dan Kepsek SMP Negeri 1 Pangkajene saat ini, mendapat sambutan aplos gemuruh dan sorakan histeris gembira yang ditampilkan di atas panggung.

Hadir kepala Dinas Pendidikan Pangkep Dr. Sabrun Jamil, Ketua Partai Golkar Pangkep Ir. H. Andi Ilham Zaenuddin, Camat Pangkajene A. Wirawan Gangka, Kapolsek Pangkajene Kamaluddin, Kepala SMP 1 Pangkajene Dr. Mansyur, S. Pd, M. Pd, Mantan Kepala SMP 1 Pangkajene Ansyari, S.Pd, M.Pd, Ketua komite SMP 1 Pangkajene M. Aco Parenrengi dan sederetan tokoh/pejabat tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan kepala SMP Negeri 1 Pangkajene Dr. Mansyur, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan Maulid ini adalah yang pertama dan menjadi surprise bagi dirinya sebagai kepala SMP Negeri 1 Pangkajene yang baru.

Kata Dr Mansyur bahwa pelaksanaan dari pada Maulid ini sebenarnya adalah bagian inti atau puncak dari rangkaian kegiatan religi yang dilaksanakan di SMP 1 Pangkajene ini yang berawal dari pelaksanaan pawai yang waktu itu beberapa waktu lalu dilepas oleh bapak wakil bupati Pangkep Syahban Sammana, kemudian pelaksanaan beberapa lomba termasuk ceramah yang ketua panitianya adalah Mantan Ketua Komite Hasanuddin G. Kuna bersama Ketua komite saat ini Aco Parenrengi yang sekaligus jadi juri salah satu cabang lomba.

Kata Kepsek Dr. Mansyur lagi, bahwa pelaksanaan semua kegiatan ini merupakan upaya dari peningkatan mutu pendidikan dan belajar di SMP Negeri 1 Pangkajene ini sebagai sekolah penggerak, karena saat ini SMP Negeri 1 Pangkajene sedang dalam upaya berbenah untuk menjadi sekolah terbaik.

Sementara oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep Dr. Sabrun Jamil sangat mengapresiasi dan menyampaikan bahwa dari sekian pelaksanaan peringatan Maulid yang sudah dihadirinya, SMP Negeri 1 Pangkajene lah pelaksanaan peringatan maulidnya yang paling besar dan semarak.

Oleh kadis pendidikan Sabrun menyampaikan bahwa diupayakan semua sekolah di Kabupaten Pangkep agar bisa menjadi sekolah terbaik yang menjadi tempat menuntut ilmu dan belajar dan menjadikan otak para siswa belajar jadi orang-orang cerdas.

Pada kesempatan ini juga kadis pendidikan Kabupaten Pangkep sempat menyampaikan beberapa hal terkait bidang pendidikan yaitu menyangkut berbagai fasilitas dan regulasi oleh pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam hal ini Bupati tentunya.

Dicontohkan Sabrun, seperti beasiswa bagi mahasiswa yang saat ini sudah akan memasuki pemberkasan, juga bagi kepada para guru bahwa dalam waktu dekat ini akan diadakan seleksi untuk diberikan penghargaan pada hari guru yang akan datang.

Sedangkan Hikmah Maulid oleh Penceramah Ustadz H. Andi Erwin Baharuddin, LC, SH, MH secara lugas dan menarik mengulas, kalau ditanya menapa kita bermaullid, jawab karena saya mencintai Rasulullah SAW dan semua yang ada pada Rasulullah SAW patut kita cintai.

Ditekankan Ustadz H. A. Erwin sungguh telah diceritakan dan kisahkan bahwa semua yang ada pada Nabi itu indah semua yang indah ada pada Rasulullah SAW itu patut diteladani, akhlaknya, wibawanya yang luar biasa.
Diuraikan H. A. Erwin, ketika Bilal sudah selesai adzan Subuh dan sampai beberapa waktu Rasulullah SAW belum muncul karena sakit, akhirnya adalah yang pertama kali Abu Bakar menjadi imam dan seumur hidup Rasulullah SAW baru kali itu salat berjamaah bukan diimami olehnya tapi oleh Abu Bakar dan ketika Rasulullah SAW waktu sedang sakit itu terlambat masuk di ruangan, Abu Bakar Assiddiq mau mundur, namun Rasulullah SAW memberi isyarat tidak perlu jadi Rasulullah berada di belakangnya.

Dan hanya satu kali itu Abu Bakar yang mengimani Rasulullah SAW luar biasa bahwa Allah mengutus malaikat bersangkutan untuk menahan Fajar agar Rasulullah SAW tidak terlambat salat subuh, tutur H. A. Erwin.

Tambahnya, kenapa rasulullah berpuasa pada hari Senin, dan apa hari Senin itu ketika ditanya oleh sahabat Rasulullah dilahirkan kemudian kenapa rasulullah berpuasa pada hari Kamis karena pada hari Kamis itu amalan selama sepekan ditutup dan diangkat ke hadapan Allah. Itulah hikmah apa yang bisa kita ambil dari Maulid ini adalah kembalilah berakhlak yang mulia, tutup Erwin.

Deden

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.