PT. Semen Tonasa Group

Faktualsulsel.com-PAREPARE, Ribuan peserta antusias mengikuti Bhayangkara run, yang dilaksanakan Polres Parepare, Sulawesi Selatan, sebagai rangkaian memeriahkan hari ulang tahun ke- 78 Bhayangkara, Minggu (23/06/2024)

Kegiatan yang mengambil star dan finish di alun-alun Lapangan Andi Makkasau, kota Parepare yang diikuti 2.100 pelari dan dilepas secara resmi oleh Kapolres Parepare, AKBP. Arman Muis yang didampingi Pj. Wali kota, Dandim 1405/Parepare, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kejari, Disporapar.

Kapolres Parepare, Akbp Arman Muis, menuturkan, kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Bhayangkara, bertujuan untuk untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran, selain itu sebagai ajang mempererat tali silaturahim.

Bhayangkara run yang dilaksanakan polres Parepare ini, dibagi menjadi dua kategori yakni 5 Kilometer dan 10 Kilometer, diikuti peserta dari berbagai komunitas run di kota Parepare hingga luar kota.

Selain itu Arman Muis Harapan momentum dihari ulang tahun Bhayangakra Ke 78 ini, yang pastinya ini adalah momentum bagi semua pihak, bukan hanya kebahagiaan yang dirasakan oleh institusi polri, melainkan juga Masyarakat ikut merasakan.

“ momentum HUT Bhayangkara ini Diharapkan masyarakat bisa merasakan lebih hangat, lebih sejuk dan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga fungsi kepolisian dalam menjaga harkamtibmas disamping itu interaksi sosial terhadap masyarakat Tampa ada batasan” ujarnya

“Kepada semua komponen masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif ditengah menyambut pilkada serentak i berkomitmen menjaga situasi yang aman,” harapnya

Tingginya animo masyarakat mengikuti kegiatan ini, tak hanya dari kalangan dewasa, anak-anak usia 10 tahun juga ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Salah satu peserta yang masih berusia 10 tahun asal Balikpapan, Kalimantan Timur, Fahri, berhasil masuk garis finish, setelah melalui rute sepanjang 5 kilometer.

“menyenangkan bisa bergabung dengan orang-orang lain, dan badan kita bisa sehat. hambatannya banyak kendaraan,” singkat, Fahri.

Tak hanya Fahri yang berusia 10 tahun, peserta lainnya yakni Yodi haya yang telah berusia 62 tahun, juga berhasil masuk garis finish. Uniknya, dia berlari menggunakan kostum ala tamu kondangan khas Bugis Makassar yakni dengan mengenakan jas dan sarung sutera serta peci berwarna merah.

“Jadi kita sportX semua 10 kilo, evennya bagus, dan kita diberi elevasi yang baik jadi kita bisa selesaikan. jadi selain kita menggunakan kostum sportX kami jadi pelari konten, jadi dengan berpakaian seperti ini kita bswa santai saja. Alhamdulillah bisa memberikan kebugaran,”jelas Yodi

Seluruh peserta Bhayangkara run finish dengan kondisi kesehatan yang tetap fit.

(**/Bahtiar A)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *