PANGKEP, faktualsulsel.com – Puluhan personil Gema Garda Nusantara Kabupaten Pangkep melakukan demo aksi unjuk rasa di kantor Dinas pertanian Kabupaten Pangkep Jalan Cendana Kelurahan Padoang doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep pada Selasa (21/6/ 2022)

Demo mempertanyakan tentang bantuan yang diserahkan oleh Bupati Pangkep diduga melibatkan oknum di atas pertanian dalam berbagai pelanggaran seperti korupsi dan pungutan terhadap petani atas bantuan program dan kegiatan Kementan dari APBN yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pangkep Muh. Yusran Lalogau beberapa waktu yang lalu di Rujab Bupati.

Ketua Gema Garuda Nusantara Ardan Aidin turun langsung ikut demo dan beroperasi dengan Jendral lapangan Fadli, Korlap Marsadi yang menerjunkan 20 orang personilnya.

Demo aksi unjuk rasa ini dikawal ketat oleh sejumlah personil pihak keamanan dari kepolisian Polres Pangkep berpakaian dinas dan preman dengan dibantu satuan polisi pamong praja Satpol PP Kabupaten Pangkep.

Kelompok demonstran yang sebelumnya melakukan demo aksi unjuk rasa di Polres Pangkep yang sekaligus menyampaikan laporannya tentang pelanggaran penyalahgunaan oleh oknum Distan Pangkep dilapangan yang jadi temuan mereka.

Para demonstran diterima oleh Kepala Dinas pertanian Kabupaten Pangkep Hj. Agustina, dengan didampingi sekretaris Dinas pertanian Kabupaten Pangkep Muhidin beserta seluruh jajarannya di aula pertemuan Dinas pertanian Kabupaten Pangkep.

Ketua Gema Garuda Nusantara Ardan Aidin Demo garda nusantara dalam rangka mempertanyakan mempertanyakan terkait bantuan yang dibagikan oleh secara simbolis oleh Bupati Pangkep di rujak kita duga bahwa bantuan tersebut berpra bayar di petani ada sekitar kisaran diduga yaitu 145 juta dipungut oleh oknum tertentu maka dari itu kami melakukan aksi pelaporan di Polres dan kemudian mempertanyakan Dinas pertanian.

Menjawab pertanyaan dari para demonstran Kadis pertanian Kabupaten Pangkep Agustina menjelaskan bahwa, bantuan yang diserahkan Alsintan berupa Combine dan lain-lain, menyangkut bantuan dari Kementan pasti terkait dengan dinas kami. Dan sebagaimana disampaikan bahwa bantuan yang diserahkan oleh Bupati itu sudah sesuai prosedur dan ketentuan.

Menurutnya, terhadap penyampaian pelanggaran yang disampaikan, Kepala Dinas mengucapkan terima kasih bahwa di pihaknya tidak ada yang seperti itu, namun kalau itu ada ya itu adalah oknum di luar dari dinas pertanian, maka oknum di dinas kami akan mendapatkan teguran sebagaimana mestinya.

Laporan : Deden

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.