SELAYAR, faktualsulsel.com – Aprilanto putra daerah Kabupaten Selayar yang sedang Menyelesaikan Studi D3 di universitas megareski Makassar yang juga menjadi aktivis kampus dari organisasi Aliansi Mahasiswa Makassar menyoroti dugaan penyelewengan dana bantuan dana provinsi senilai 8 Milyar melalui Pemda Kabupaten Selayar yang disalurkan kepada korban gempa di selayar dianggap tidak evektif, Selasa (18/01/2022)

Diketahui dana tersebut diperuntukkan untuk penanganan kedaruratan pasca gempa 7,4 di NTT yang berdampak ke Kepulauan Selayar yang mengakibatkan ratusan rumah, rumah ibadah, sekolah dan infrastruktur lainnya di Kabupaten Kepulauan Selayar rusak ada empat kecamatan di Kepulauan Selayar yang terdampak gempa tersebut yakni, Kecamatan Takabonerate, Kecamatan Pasilambena, Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Passimasunggu

Hal Tersebut membuat Plt gubernur Sulawesi Selatan mencairkan dana 8 M kepemerintah daerah kepulauan Selayar namun mencengankan ada beberapa korban gempa yang diduga tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Aprilanto menyapaikan berdasarkan informasi yang didapat dimasyarakat bahwa ada beberapa korban yang belum mendapatkan bantuan, kami mempertanyakan aliran dana tersebut dikemanakan dana 8M itu

Lanjut Aprilanto menyampaikan diduga ada penyelewengan dana bantuan korban gempa senilai 8 Milyar oleh pemerintah daerah kabupaten Selayar, ada permainan dan dugaan korupsi koalisi dan nopotisme melihat banyaknya fakta-fakta korban yang belum mendapatkan

“Kami akan melakukan aksi unjuk rasa di kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan untuk melaporkan kasus ini,” ucapnya dengan tegas

“Kami berharap seluruh penegak supremasi hukum untuk lebih evisien dan produktif menuntaskan kasus ini,” tutupnya.

** Tim

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.