MAKASSAR, faktualsulsel.com – Peringati Hari Sumpah Pemuda, Aliansi Mahasiswa Sulawesi Selatan melakukan aksi di pertigaan Adipura Kelurahan Tello Baru Makassar. Jum’at (28/10/2022)

Sejumlah massa berkisar kurang lebih 80 orang melakukan aksi dengan menutup separuh jalan yang menimbulkan kemacetan panjang dari arah Jl. Perintis Kemerdekaan menuju Jl. Urip Sumoharjo.

Pada aksi tersebut, Ahmad Jais Banyal selaku koordinator lapangan menegaskan bahwa kondisi bangsa ini sedang tidak baik, yang diakibatkan oleh beberapa problem serta kebijakan yang sangat tidak Pro dengan kondisi bangsa.

Masyarakat Sedang dalam tahap pemulihan Ekonomi. Namun belakangan ini kita semua dikagetkan dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat dalam hal ini menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai solusi dalam pemulihan perekonomian”, ujar Ahmad Jais

Namun hal tersebut ketika dilihat sangat tidak tepat dengan kondisi Masyarakat. Sebab baru saja ditampar oleh wabah Covid19 yang telah mencederai sendi sendi daripada perekonomian itu sendiri.

Sehingga hari ini Ekonomi Masyarakat itu kemudian melamah, namun BBM itu sendiri malah dinaikkan”, lanjutnya.

Adapun salah satu orator Moh Reza dalam orasinya menyampaikan bahwa Negara Indonesia hari ini sangat marak terjadi praktik peredaran Narkoba yang kian sangat meluas apalagi di kota Makassar itu sendiri.

Adapun tuntutan daripada massa aksi :
1. Meminta kepada Presiden Ri agar secepatnya menstabilkan perekonomian di Indonesia.

2. Mendesak Kapolri untuk segera menangkap para mafia penyebaran Narkoba.

3. Mendesak Kapolrestabes Makassar agar segera memutuskan mata rantai peredaran Narkoba yang ada di Kota Makassar.

Maka pada momentum bersejarah ini kami sebagai Mahasiswa dan Pemuda dalam hal ini Aliansi Mahasiswa Sulawesi Selatan. Kemudian meminta kepada pihak pihak berwajib untuk segera memusnahkan hal tersebut.

* UT

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.