Selamat ulang tahun pangkajene dan kepulauan


faktualsulsel.com-Makassar — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel pada tahun 2023 berhasil mengungkap 437 kasus, disusul Polrestabes Makassar yang mengungkap 374 kasus, Polres Gowa 202 kasus, Polres Pelabuhan 190 kasus dan Polres Pinrang 115 kasus, sehingga total ada 2.412 kasus penyalahgunaan narkoba yang diungkap Direktorat Narkoba beserta Polres Jajaran, jumlah pengungkapan tersebut mengalami peningkatan sebanyak 15% jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang lalu.

Data ini di ungkapkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol. Darmawan Affandy, S.I.K, M.M saat sedang melakukan anev pengungkapan kasus secara zoom meeting yang di ikuti oleh seluruh Kasat Res Narkoba jajaran Polda Sulsel.

Darmawan Affandy juga mengungkapkan jumlah tersangka yang diamankan sepanjang tahun 2023.

” Sementara jumlah tersangka, tahun 2023, Ditresnarkoba mengamankan 642 orang, Polrestabes Makassar 556 orang, Polres Gowa 283 orang, Polres Pelabuhan 282 orang, dan Polres Wajo 154, jadi total jumlah tersangka yang berhasil diamankan tahun 2023 sebanyak 4.094, dan jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 3.221 orang, sehingga data ini menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 11 % “. Ungkap Darmawan.

Keberhasilan dari pengungkapan tersebut, diapresiasi oleh Dirresnarkoba Polda Sulsel. Keberhasilan itu menempatkan Polda Sulsel dalam 5 Besar diantara 34 Polda se Indonesia.

“Kepada seluruh personel Ditresnarkoba dan Satresnarkoba polres jajaran polda sulsel saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja rekan-rekan semua selama tahun 2023 sehingga secara kuantitatif hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba Polda Sulsel masuk dalam 5 besar diantara 34 Polda lainnya. Tentu ini sebuah prestasi, namun disisi lain kita patut prihatin karena tingkat penyalahgunaan narkoba masih sangat tinggi, olehnya itu saya sangat berharap pada tahun 2024 ini kita tingkatkan lagi kinerja kita secara terpadu melalui kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum “. Kata Darmawan Affandy mengapresiasi kinerja jajarannya.

Pada aspek Barang Bukti, Kata Darmawan lanjut, Pengungkapan narkotika jenis sabu yang terbanyak tahun 2023 ditempati Polrestabes Makassar menjadi peringkat pertama dengan total pengungkapan 51,7 kg, Polres Parepare 22 kg, Ditresnarkoba 15,5 kg, Polres Pinrang 3,2 kg dan Polres Sidrap 3,1kg. Total pengungkapan narkotika jenis sabu pada tahun 2022 sebanyak 68,3 kg, mengalami peningkatan sebanyak 48% pada tahun 2023, dengan angka pengungkapan sebanyak 101,3 kg narkotika jenis sabu.

Untuk rekapitulasi pengungkapan Narkotika jenis ganja pada tahun 2022 sebanyak 17,8 kg naik 46% pada tahun 2023 dan berhasil mengungkap 26 kg narkotika jenis ganja. Peningkatan menonjol sebanyak 399 % adalah narkotika jenis ekstasi, dimana pada tahun 2022 sebanyak 4.333 butir, sedangkan pasa tahun 2023 meningkat menjadi 21.664 butir.

Pada tahun 2023 Ditresnarkoba juga berhasil mengungkap 3 kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba yang kategori menonjol.

” Yang pertama, Pengungkapan 45 Kg Sabu dan 11.500 butir ekstasi oleh Satresnarkoba Polrestabes Makassar, yang kedua adalah Pengungkapan 2 Kg sabu dan 4.500 Butir ekstasi oleh satresnarkoba Polres Bone, dan yang ketiga adalah Pengungkapan 20 Kg sabu oleh Satresnarkoba Polres Parepare

Dari capaian keberhasilan itu, Darmawan Affandy meminta kepada seluruh jajaran Res Narkoba se Polda Sulsel.

” Saat ini tingkat kepercayaan dan kepuasan publik terhadap polri sangat tinggi olehnya itu momentum ini harus terus dijaga sehingga saya berharap tidak ada personil Ditresnarkoba dan satuan reserse narkoba yang melakukan tindakan kontraproduktif yang berimplikasi pada penurunan nilai kepuasan dan trust tersebut, Waspadai modus operandi yang baru dalam peredaran gelap narkoba, serta maksimalkan peran tim IT dalam melakukan ungkap kasus narkoba “. Pesan Direktur Darmawan Affandy.

(**/Bahtiar A)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *