Tana Toraja,faktualsulsel.com– Setelah melaksanakan reses di Kelurahan Bungin, Firmina dengan pengurus partai Gerindra Tana Toraja melanjutkan reses kedua, Rabu (1/12/21) di Kelurahan Tondon Mamullu’.

Reses ditempatkan di kediaman Ibu Elizabeth Tombe, yang adalah kakak dari Wabup Tana Toraja dr. Sadrak Tombe, Sp.A.

Dua pemateri awal dari KUD Sane dan Komunitas Bejo Kopi yaitu Sarjana, SE. dan Sumartoyo, S.Pd., M.Si. mengisi acara sebelum kehadiran Firmina Tallu Lembang.

Kedua pegiat sosial asal Jogyakarta tersebut membuka wawasan peserta – yang umumnya ibu-ibu dasawisma – untuk menangkap peluang usaha yang kompetitornya masih kurang seperti souvenir kopi untuk pernikahan dan usaha kekinian lainnya.

Lurah Tondon Mamullu Daniel Tanding, SE. mengapresiasi reses yang dianggapnya sangat membantu menyerap aspirasi masyarakat. “Acuhkan ego sektoral, mari bersama bangun Tondon Mamullu untuk mendukung kepentingan bersama, karena reses ini bagian dari program pemerintah,” pinta Daniel pada masyarakat Tondon yang hadir.

Ikut mewarnai arah reses untuk masyarakat Tondon, pegiat seni dan usaha industri rumahan, Lukman membeberkan program Pengembangan Kampung Wisata Seni budaya untuk Tondon Makale.

Program tersebut sepenuhnya dikawal oleh Firmina untuk dikolaborasikan dengan dinas terkait. Menurut Lukman, untuk mewujudkan program tersebut perlu melatih SDM masyarakat misalnya dengan pelatihan membatik, membuat aksesoris manik-manik, patung, dan sebagainya. Untuk itu tokoh yang pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden Jokowi ini mengharapkan masyarakat Tondon menyambut peluang yang ditawarkan pemerintah.

Sebagai ketua komisi B yang membidangi sektor vital masyarakat, Firmina sangat menyadari aspirasi yang berkembang di masyarakat, terkhusus di Tondon Mamullu.

Firmina mengakui telah bertemu Direktur Bank Sulselbar dan untuk Tana Toraja mendapatkan bantuan pinjaman lunak untuk UMKM tanpa agunan sebesar 1 Milyar rupiah.

Tidak hanya itu, Firmina juga menyebutkan ada 8 paket program dari komisinya yang masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara.

Untuk Tondon Mamullu, Firmina meminta Lurah Tondon segera berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang untuk mengeksekusi penataan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakatnya.

Di hadapan ibu-ibu dasawisma, Firmina mengungkapkan peran perempuan Indonesia sebagai penopang ekonomi keluarga. Firmina berharap para perempuan terus berkarya dan mau melatih diri untuk berkarir dalam industri kreatif, misalnya mengolah dan mengawetkan bambu untuk dijadikan alat-alat makan, kursi maupun meja, hingga tempat tidur yang dibutuhkan pihak perhotelan dan permintaan di sektor wisata lainnya.

Menjelang interaksi, salah satu pengurus Dasawisma Melati 1, Felicia, menagih janji alat-alat masak yang pernah dimohon ke Ibu Firmina. Sebelum acara interaksi berakhir, peralatan yang dimaksud langsung diberikan kepada pengurusnya.

Tidak hanya itu, bantuan berupa dua unit mesin jahit juga sudah dipenuhi oleh Firmina untuk Dasawisma Kelompok Mawar. Pemilik kediaman, Ibu Elizabeth Tombe juga meminta perhatian Tokoh Gerindra tersebut agar paket yang masuk ke Tondon Mamullu dapat dikerjakan sendiri oleh masyarakat Tondon agar kualitas pengerjaan dapat dipertanggungjawabkan dengan serius oleh masyarakat Tondon, dibanding jika orang dari luar yang kerja.

Setelah akhir kegiatan, beberapa awak media meminta Firmina untuk berbincang sejenak, menggali beberapa informasi terkait program Gerindra di Toraja.

Kontributor: Bahtiar Azis

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.