Selayar, faktualSulsel.com — Respon dan gerak cepat dilakukan relawan tanggap bencana (RTB) Kahupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang dengan sigap langsung turun ke lapangan menginventarisir titik-titik rawan genangan banjir dan melakukan tindakan penanganan.

Pembersihan aliran drainase dan penggalian saluran air dilakukan bersama-sama dengan warga beberapa menit pasca musibah banjir yang merendam kawasan permukiman, gedung sekolah, akses jalan tani, hingga aksesibilitas jalan penghubung antar desa menuju pusat ibukota kecamatan.

Tim relawan tanggap bencana turun menelusur, dan melakukan langkah penanganan, pada sekira pukul 08.59 Wita, hari Rabu, (23/02) dengan mendasari informasi kejadian yang disampaikan warga.

Kegiatan penanganan yang melibatkan tujuh orang warga tersebut, berakhir pada sekira pukul 09.43 Wita.

Koordinator relawan tanggap bencana Kabupaten Selayar, Andi Fadly Daeng Biritta mengutarakan,
Upaya penanganan ini merupakan salah satu bentuk respon cepat relawan tanggap bencana dalam rangka untuk meminimalisir potensi musibah dan kejadian di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat.

Dan berdasarkan hasil penelusuran lapangan, hampir bisa disimpulkan bahwa rendaman banjir di Desa Garaupa Raya murni disebabkan oleh luapan sungai kali mati.

Hal tersebut terungkap pada hasil pemantauan yang dilakukan relawan tanggap bencana di aliran kali mati Desa Garaupa Raya yang terhalang oleh batu besar dan belum sepenuhnya menggunakan tanggul pengaman.

Terkait hal tersebut, relawan tanggap bencana merekomendasikan agar instansi tekhnis terkait bisa berkolaborasi dengan jajaran Bappelitbangda dan anggota DPRD untuk bersama-sama mengalokasikan anggaran pembangunan tanggul pengaman sungai di sepanjang aliran kali mati. ( mf)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.