Pangkep, faktualSulsel. com — Rembuk warga Dusun 5 Kalamisue, menggali gagasan pokok-pokok permasalahan dan usulan kegiatan dalam penyusunan RPJMDes tahun 2022 s/d 2027, (Musdus Kalamisue) Desa Barabatu Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep berlangsung di Dusun Kalamisue pada Selasa, 22 Februari 2022.

Menyusul Musdus rembuk warga dari 5 Dusun yang ada, sebagaimana berturut-turut sudah dilakukan di 2 Dusun Bulutanae dan Attupunge kemarin, hari ini di Dusun Kalamisue Serta menyusul Dusun Bulusipong dan Kampo baru esok harinya itu benar-benar dimanfaatkan sebagai momen acuan untuk memaksimalkan ajuan program dan kegiatan pembangunan kesejahteraan dan ketenteraman warga masyarakatnya.

Hadir pada rembuk warga kali ini Kades Barabatu, Haris, S.I.Kom, Pendamping Desa Faisal dan Nawir, Kadus Kalamisue Rusdi, Ketua BPD Arma, Sekdes Muh. Muhardi, Bendahara Ramlah, para Kaur, staf serta diikuti sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutan Kepala Desa Barabatu Haris, Rembuk warga ini untuk menggali potensi apa-apa yang akan di usulkan untuk dijadikan program kegiatan desa.

Menurut Kades Haris, apa-apa yang diusulkan oleh warga pada saat ini tiada lain yang akan dikerjakan pada masa tahun periode kepemimpinan kepala desa periode kami ini, tutur Haris yang akrab disapa Aso.

Menurut Pendamping Desa Faisal bahwa idealnya ADD saat ini terdiri dari BLT 40%, ketahanan pangan 20, penanganan covid 8, program prioritas lainnya 32%.
Musdus ini adalah satu rangkaian RPJM desa yang akan dilaksanakan selama periode 6 tahun.
Kegiatan ini adalah diurai dari visi misi dari kepala desa yang disampaikan di masa kampanye

Faisal lanjut katakan, hal-hal yang atau bidang-bidang yang dapat disampaikan pada kesempatan ini adalah bidang-bidang meliputi pemerintahan, pembangunan, pembinaan, pemberdayaan dan keadaan mendesak. Dan yang diusulkan itu adalah biasanya adalah yang menjadi masalah di desa, jadi sampaikanlah apa-apa yang menjadi kebutuhan kita di desa dan tentunya kita yang paling tahu karakter Desa kita.

Dan saya kira semua yang diusulkan itu belum tentu bisa dilaksanakan tentunya nanti yang akan menjadi prioritas dan sesuai dengan ketersediaan dana dan ketersediaan lahan, tutup Faisal.

Dalam menanggapi pertanyaan pada masa dialog rembuk warga ini Kades Haris kembali katakan bahwa tidak mungkin akan dilaksanakan jika program itu tidak usulkan sejak saat ini oleh sebab itu sekiranya ada usulan ta segera disampaikan pada saat ini juga karena tidak mungkin lagi bahwa akan ada program yang tiba-tiba muncul atau dalam istilah Makassarnya dedde kulantu.

Kades Haris juga sempat menyinggung bahwa agar semua kegiatan dan program kita bisa berlangsung lebih efektif sesuai apa yang kita harapkan bersama maka sebaiknya di dalam pemilihan Calon legislatif nantinya agar warga masyarakat desa Barabatu juga memprioritaskan keluarga yang atau caleg yang berasal dari Desa kita ini. Karena dengan demikian semua proses kegiatan akan terkonek dan lebih memungkinkan untuk terealisasi. Pilih orang sekampungta. Insya Allah kebaikannya kembali kekampungta, tegasnya.

Dipenghujing Musdus oleh pimpinan musyawarah oleh Ramlah mengingatkan peserta, jika ada usulan yang belum sempat tersampaikan pada kesempatan ini agar dapat disampaikan melalui Ketua-ketua RK, RT dan Kadus sebelum tanggal 23 Maret mendatang dan Musdus diakhiri dengan penandatanganan berita acara.

Deden

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.