PANGKEP, faktualSulsel.com — Minyak goreng bekas atau minyak jelantah, yang biasanya hanya dibuang. Kini, dapat ditukar dengan minyak yang baru.

Minyak jelantah akan dimanfaatkan menjadi bio diesel. Bio diesel, salah satu energi alternatif untuk menggerakkan mesin diesel. Seperti, mesin mobil truk, mesin pabrik, pembangkit listrik.

Pendiri Gen oil, Andi Hilmi Mutawakkil, mengatakan, minyak jelantah dapat dikumpulkan dari masyarakat. Minyak jelantah dari masyarakat, dapat menjadi tabungan untuk ditukar menjadi minyak baru.

“Minyak jelantah itu, setiap 1Kg dihargai Rp5ribu. Diakumulasi, saldonya dapat ditukar dengan minyak yang baru,” jelasnya, Kamis (19/1/22).

Gen Oil sendiri merupakan pengelola pemanfaatan minyak jelantah menjadi bio diesel, yang merupakan inovasi dari putra asli Pangkep.

Selain itu, masyarakat sekitar juga akan diberdayakan sebagai pengelola dan ada timbal balik hasil.

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi bio diesel akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Pengumpulan minyak jelantah oleh masyarakat, akan dikerjasamakan dengan Penyuluh tekhnologi tepat guna desa(Posyantekdes).

Olehnya, dinas pemberdayaan masyarakat dan desa(DPMD), men fasilitasi pertemuan antara pihak Gen oil dan sejumlah pemerintah desa(pemdes) terkait pemanfaatan minyak jelantah ini.

“Kita panggil beberapa Pemdes, melalui Posyantek yang bekerjasama dengan Gen oil. Yang akan mengumpulkan limbah minyak jelantah,” kata Ka DPMD Pangkep, Djajang.


“Dengan pemanfaatan limbah minyak jelantah ini, turut menyelamatkan lingkungan sekitar. Merupakan bagian dari pembangunan SDGs,”

Deden

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.