PT. Semen Tonasa Group

Sleman, faktualsulsel.com, BP2MI (15/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri Talkshow Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, DIY, bekerjasama dengan Polresta Sleman.

Digelar Kamis (14/7) di Sleman City Hall, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyatakan bahwa Pemkab Sleman senantiasa mendukung segala upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana, salah satunya TPPO.

“Masyarakat harus berhati-hati terhadap TPPO, salah satunya ketika akan mencari pekerjaan sebagai pekerja migran, harus diperhatikan lembaga penempatan yang resmi dan juga memiliki dokumen pendukung yang lengkap,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kustini menyampaikan bahwa diperlukan kerjasama dan kolaborasi dari tingkat pemerintah dan kepolisian hingga lini keluarga, untuk memberikan awareness kepada anggota keluarga agar tetap waspada terhadap TPPO.

Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI DIY, Sri Purwanti selaku narasumber, menyampaikan materi terkait pencegahan Pekerja Migran Indonesia nonprosedural. Pada kesempatan tersebut, juga disepakati bahwa Pemkab Sleman siap memberantas TPPO. Untuk mewujudkannya, perlu sinergi dan kesepahaman berbagai pihak terkait.

Talkshow tersebut dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan Langkah preventif terhadap TPPO di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 350 peserta dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Sleman.

Sumber: **(Humas BP3MI

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *