MAKASSAR, faktualsulsel.com – Parangtambung kecamatan Tamalate, bantaran sungai Jeneberang tempat dimana setiap harinya jadi penyebrangan buat masyarakat Gowa menuju Makassar atau sebaliknya. Kurang lebih 150 x 1000 meter jarak panjang wilayah bantaran sungai Jeneberang dalam menyikapi laporan masyarakat sekitar. Senin (27/9/2021)

Kepala Balai Pompengan Adenan Rasyid langsung sidak ke lokasi bersama rombongan, melakukan peninjauan atas laporan masyarakat, dengan adanya TPA sampah dan wilayah bantaran sungai Jeneberang dijadikan hunian oleh masyarakat dari berbagai suku.


Kehadiran kepala Balai Pompengan Bapak Adenan, merupakan perhatian khusus atas keberadaan sungai Jeneberang, melalui komunikasi dengan tim media, kepala Balai menanggapi beberapa pertanyaan media diantaranya “kebijakan apa saja pak yang akan diambil dengan kondisi yang disaksikan saat ini?

Kepala balai menjawab “bahwa dalam setiap tindakan yang diambil tetap kami wajib komunikasikan dengan Bapak Walikota Makassar, sehingga kita akan temukan solusi bersama, senantiasa berharap semua bisa berjalan dengan baik, yang jelas bahwa kita semua butuh yang terbaik, tentunya melalui komunikasi yang terbangun, khusunya buat masyarakat Makassar yang tinggal di bantaran sungai dan keberadaan TPA Sampah” jelasnya

Kami yakin bahwa bersama Bapak Walikota Makassar Danny pomanto dan pihak DLH Makassar, semua ada solusinya.
Mari kita bersama-sama mengawal kebersihan sungai Jeneberang bagian dari kepedulian kita semua” tambahnya.

** Ulla’ Taruna

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.